Tiga Pelaku Pengedar Pupuk Palsu Tertangkap di Desa Majasari

Indramayu,JurnalPelita.com — Dugaan pupuk palsu yang dipasarkan disejumlah wilyah di Kabupaten Indramayu kini terbongkar oleh Kepolisian sektor sliyeg.

Kasus ini pertama kali terbongkar di Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Senin (11/1/21)

Kepala Desa Majasari Wartono membenarkan hal tersebut, Hal ini terungkap dari laporan masyarakat kepada saya kemudian kami langsung melaporkan kejadian kepada Polsek setempat, katanya.

Wartono menjelasakan kronologis awal peredaran pupuk palsu di desanya, Berawal pada hari Senin (11/1) salah seorang warganya membeli pupuk jenis mutiara namun setelah dilihat dari segi kemasan dan bentuknya sedikit berbeda, kemudian warga tersebut melaporkan ke pemerintah desa setempat dan dugaan pupuk palsu jenis mutiara 16-16-16 terbongkar ditempat.

Baca Juga
1 of 44

Hal itu membuat pilu bagi para petani di Desa Majasari yang membutuhkan pupuk untuk masa tanam, pasalnya sudah mulai terjadinya kelangkaan pupuk NPK subsidi pada kios resmi.

Pupuk yang akan di jual Rp.800,000,- per Kwintal kini membuat resah para petani di Desa Majasari.

Pemerintah Desa Majasarih sangat menyayangkan ada oknum yang memanfaatkan kelangkaan pupuk yang yang melanda para petani khsusnya di Kabupaten Indramayu.

Kini ketiga pelaku berinisial SM ,MN dan MJ yang berasal dari Desa Brangkal Kecamatan Kapoh Baru Kabupaten Bojonegoro kini diamankan oleh Polsek Sliyeg.

“Mobil Pickup dengan Nopol W 8311 XD membawa 12 ( Dua Belas) Kwintal pupul jenis Mutiara Gresik 16-16-16 kini diamankan oleh jajaran kepolisian sektor sliyeg untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut” Sambung Wartono.

Wartono menghimbau agar para petani membeli pupuk di tempat resmi yang sudah disediakan pemerintah karema peredaran pupuk palsu ini sangat meresahkan petani dan pihaknya bertekat akan melindingi petani, pungkasnya. (Was)

Comments
Loading...