Pernah Satu Arah, Kini Jl. Jend Sudirman Indramayu jadi Dua Arah Lagi

Dibukanya kembali dua arah di Jl. Jend Sudirman, Kec. Indramayu, Kab. Indramayu disambut positif oleh masyarakat terutama bagi para pemilik toko dan kuliner di kawasan tersebut.

Berdasarkan Peraturan Bupati Indramayu Nomor: 17 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas Wilayah Kota Di Kabupaten Indramayu dan Keputusan Bupati Indramayu Nomor: 551.1.05/Kep.65f-Dishub/2020 Tentang Pembentukan Forum Lalu lintas dan
Angkutan Jalan Kabupaten Indramayu, kini jalur tersebut kembali menjadi dua arah yang sebelumnya dijadikan satu arah.

Peresmian pemberlakuan dua arah di jalur tersebut langsung dipimpin oleh wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim di Bundaran Adipura dan didampingi oleh perwakilan Kodim 0616, Polres Indramayu, DISHUB, Pol PP, Dinas PUPR, Diskominfo, Setda bag Hukum, DPC Organda dan Akademisi.

Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dibukanya kembali jalur tersebut menjadi dua arah merupakan langkah pemerintah Kab. Indramayu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kab. Indramayu.

“Jl. Jendral Sudirman mempunyai history tersendiri, tadinya dua arah lalu dijadikan satu arah dan pada hari ini kembali diberlakukan dua arah,” Katanya Kamis, 8/4/2021.

Menurutnya pemberlakuan tersebut dikarenakan adanya perubahan kondisi, dengan diberlakukan nya kembali jadi dua arah. Lucky berharap perekonomian masyarakat Indramayu akan meningkat serta jarak tempuh masyarakat ke tempat tujuan akan lebih singkat.

“Dengan adanya perubahan ini, tentu ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan, diantaranya jenis kendaraan mana saja yang diperbolehkan melintasi dan yang dilarang melintasi jalur tersebut, serta pengkondisian tempat parkir,” Ucapnya.

Dalam penerapannya pemerintah Kab. Indramayu meminta kepada unsur terkait untuk menindaklanjuti manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas harus dilakukan antara lain, pembatasan jenis / dimensi dan ukuran kendaraan yang boleh dan dilarang memasuki atau melintasi di JI. Jend. Sudirman, Pengaturan on street parking (kemungkinan menyediakan kantong-kantong parkir off street, baik
berupa lahan atau gedung parkir), Rekayasa lalu lintas pada simpang tiga perahu, Setiap pembangunan tempat kegiatan perdagangan, perkantoran, pertokoan, penginapan yang menimbulkan bangkitan dan tarikan lalu lintas wajib menyediakan lahan parkir off street sendiri.

“Sehingga diharapkan dari segi perekonomian ada peningkatan, dan segi lalu intas ada kemudahan serta kondisi lalu lintas tertib aman, lancar dan nyaman,” Tutup Lucky

Adam P

Comments
Loading...