H Marsono : Pembagian BPNT tidak ada masalah

 MENARA POST ,INDRAMAYU- pengawasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) seharusnya menjadi titik awal Perhatian Pemerintah Daerah,karena program BPNT menyentuh langsung dengan masyarakat Berpenghasilan Rendah.sebab di saat pembagian banyak hal yang tidak sesuai dengan Pedoman umum diantaranya kartu pemilik ada yang dikumpulkan oleh Tenaga kesejahteraan sosial kecamatan,bahkan Agen mitra BUMDES sudah terlebih dahulu memberikan Bantuan program biarpun BPNT masih belum ada pengiriman dengan syarat  kartu peserta BPNT di serahkan .

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu H Marsono  ketika di tanyakan perihal pelaksanaan pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam ruang kerjanya mengatakan " Pelaksanaan pembagian program BPNT di seluruh Desa tidak ada masalah cukup berarti, kalaupun ada hanya bersifat satu dua orang itu adalah kesalahan Administrasi saja."

Lanjutnya,"memang harus segera diperbaiki,bahkan kami akan menggandeng TNI untuk pengawasan dari mulai gudang penyimpanan sampai distribusi langsung kepada keluarga penerima manfaat.disinggung mengenai adanya dugaan jumlah berat timbangan beras, maupun telor yang tidak sesuai belum lagi kualitas beras. juga dengan tegas kami akan tindak lanjuti jangan sampai masyarakat miskin di manfaatkan untuk keuntungan semata.". Katanya

Di tempat terpisah Tenaga kesejahteraan sosial Kecamatan (TKSK) kecamatan Pasekan yang menjadi awal permasalahan karena banyaknya keluarga penerima manfaat mempertanyakan jumlah beras dan telor sangat di sayangkan tidak berada di kecamatan yang ada kasi Kesos kecamatan Pasekan H Maman  dengan sangat nyinyir mengatakan,"kami bukan bagian dari TKSK,tugas kami hanya di kecamatan lainya urusan TKSK .jumlah penerima program BPNT satu kecamatan saya tidak tau sama sekali ,apalagi jumlah Agen mitra BUMDES  penyalur program sama sekali tidak tau. bahkan data Penerima Program BPNT satu kecamatan sama sekali di pegang dia sendiri jadi ,kalau anda pengen konfirmasi terkait dengan program itu silahkan tanyakan langsung sama TKSK."tandasnya
[ads-post]
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) asal Desa Karanganyar yang tidak mau di sebutkan namanya mengaku pasrah kepada agen Mitra BUMDES,"kartunya disimpan  sebagai jaminan , bila barang datang kami tidak bisa mengambil karena sudah di ambil lebih dahulu. tentu ada pengurangan barang, tapi ya kami terima apa adanya sebagai resiko. kalau boleh saya usul sebaiknya Pemerintah mengkaji ulang, lebih nyaman Uang tunai saja biar bisa membeli keperluan lainya.resiko permainan oleh Agen E Warung mitra BUMDES akan cepat di ketahui sebab angka penerimaan terpampang setiap pengambilan.'Katanya

Sementara itu Ketua LSM Peduli Aspirasi Rakyat Bidang Pembinaan masyarakat Karnadi,"kami Sangat prihatin atas sikap Kasi Kesos atas  konfirmasi wartawan terkait dengan BPNT, dengan jawaban sangat ketus tidak bersahabat bahkan terkesan menutupi berbagai kecurangan dalam pelaksanaan pembagian BPNT kecamatan Pasekan .untuk itu kami menghimbau camat harus bersikap atas kelakuan bawahannya."

Pena
By.
Otong.S
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Redaksi

Pelaksanaan pembagian program BPNT di seluruh Desa tidak ada masalah cukup berarti

Posting Komentar

[facebook]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget