HUJAN DERAS GUYUR DESA JATIBARANG INDRAMAYU

 MENARA POST ,Indramayu- Desa Jatibarang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu diguyur hujan lebat dengan intensitas sedang selama hampir 5 jam semalam,tak terelakan lagi. hujan deras mengakibatkan terjadinya  genangan air.diperkirakan Rw 01 dan 02 menjadi langganan banjir,karena dua blok itu adalah daerah dengan cengkungan yang sangat dalam,tapi nyatanya dua blok itu tidak lagi ada genangan air. bahkan banjir yang menghiasi musim penghujan tidak terlihat lagi,aktivitas warga kedua blok itu juga normal seperti biasa.

Hal ini dipertanyakan sejumlah masyarakat kenapa kedua RW 01 dan  02  desa jatibarang yang tidak terkena dampak banjir".padahal dulu pernah ada pembikinan  sodetan dengan biaya hampir mencapai ratusan juta rupiah.yang mengarah kesungai cimanuk untuk mengurangi debit air pada sejumlah titik genangan ,tapi tetap saja air menggenangi kedua blok itu.belum lagi pembikinan penampung air (embung) nyatanya  hanya proyek  bagi bagi.manfaatnya tidak ada,tidak mengurangi sedikitpun volume air. kalau demikian kami masyarakat dibodohi dengan akal akalan para petinggi desa untuk mendapatkan pekerjaan proyek sodetan dan embung, karena manfaatnya sama sekali tidak ada."ujar warga Rw 02 yang merasa kecewa atas pelaksanaan pembikinan sodetan dan penampung air.

Senada juga disampaikan oleh warga Rw 01 Agus .S ".kami merasa bersyukur atas langkah kerja kuwu sekarang,dengan pembuktian kerja semua Rw tidak ada lagi  genangan air.biarpun hujan deras mengguyur hanya hitungan detik Air menggenangi langsung  mengalir masuk saluran dan bablas sampai ke sungai. kuwu desa Jatibarang  Agus Darmawan terlihat gigih memperjuangkan dan memberikan pelayanan kepada rakyatnya ,dengan pembuktian  pengurasan seluruh saluran air. nyata sekali hujan deras semalam RW 01/02 yang langganan banjir,tidak lagi terjadi genangan. bahkan air cepat surut dikarenakan semua saluran sudah bisa menampung air dan mengalir deras.memang dengan pola kerja terencana akan bisa mengalahkan  teori cengkungan tidak bisa di angkat airnya bahkan penyedotan dengan mesin semuanya hanya akal akalan saja. untuk mendapatkan pekerjaan pembenarannya adalah pembersihan dan pengurasan semua saluran dan yang menghalangi laju air diatas saluran berdiri gubug maupn bangunan liar dikikis habis,terbukti air mengalir lancar."katanya
[ads-post]
Sementara itu LSM Peduli Aspirasi Rakyat membidangi bencana alam Karwan (46) memberi Apresiasi atas langkah kerja kuwu desa Jatibarang membenahi seluruh saluran air dan mengalahkan opini yang berkembang di masyarakat bahwa kedua Rw itu adalah daerah cekungan dan harus di sedot dengan mesin penyedot air.
                                                                                                                                                         (Otong.S)

kami merasa bersyukur atas langkah kerja kuwu sekarang

Posting Komentar

[facebook]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget