Membangun Desa Mandiri Energi Gas dari Kotoran Sapi

 MENARA POST Jakarta, - Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali menjadi desa mandiri energi gas yang dibangun dari tumpukan kotoran sapi yang dikembangkan menjadi energi biogas.
Warga melintas di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (18/5). Desa Urutsewu menjadi salah satu desa mandiri energi gas yang mengembangkan energi Biogas Sapi, hasil inovasi bahan bakar gas buatan dari kotoran sapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Seorang warga mengumpulkan kotoran sapi pada pagi hari di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (10/5). Kotoran sapi dijadikan bahan bakar gas buatan yang kemudian dikembangkan menjadi Biogas Sapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Pekerja menyusun batu-bata saat membangun digester Biogas Sapi di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (10/5). Digester tersebut mengendapkan kotoran sapi agar menghasilkan gas. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
[ads-post]
Seorang warga mengontrol endapan kotoran sapi pada digester biogas di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (10/5). Di desa ini, sebagian besar warga beternak sapi, sehingga mereka tak kesulitan mencari bahan dasar berupa kotoran sapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Warga Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, tak kesulitan mencari bahan dasar dalam pembuatan biogas karena sebagian besar warga merupakan peternak sapi. Peternak sapi di desa ini mencapai 120, Senin (7/5). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Sebelum energi Biogas Sapi berkembang di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, warga setempat menggunakan bahan bakar minyak dan gas elpiji untuk memasak, Kamis (10/5). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, telah dibangun sebanyak 40 instalasi digester Biogas Sapi yang dapat disalurkan ke 100 kepala keluarga. Energi dari Biogas Sapi digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak dan penerangan, Kamis (10/5). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Warga menyalakan kompor biogas untuk digunakan memasak. Energi Biogas Sapi diklaim dapat menghemat pengeluaran biaya serta menghemat penggunaan energi minyak dan gas bumi, Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (10/5). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Warga menyalakan lampu petromak biogas untuk digunakan penerangan rumahnya di Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (7/5). Desa Urutsewu merupakan desa mandiri energi gas. Setiap tahunnya, pemerintah setempat menargetkan membangun 10 digester Biogas Sapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Desa Urutsewu, Ampel, Boyolali menjadi desa mandiri energi gas yang dibangun dari tumpukan kotoran sapi yang dikembangkan menjadi energi biogas.

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.