Mencabuli Bocah, Seorang Pria di Gowa Nyaris Dihakimi Massa

Menara Post - SUNGGUMINASA – Seorang pria berinisial DC (44) nyaris jadi bulan-bulanan massa lantaran diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak laki-laki di bawah umur berinisial AM (14).

Aksi bejat DC terbongkar setelah sang bocah mengadu ke orang tuanya. Dalam kesaksiannya, AM mengaku mendapat perlakukan tak senonoh dari pelaku usai mencukur rambut di rumah pelaku di BTN Tamarunang Indah 2 blok C Nomor 13, Keluarahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel,18-10-2017 pukul 19.57 Wita.

“Korban berangkat untuk cukur rambut di rumah pelaku, sesampai di rumah pelaku sesuda korban dicukur pelaku dan korban ngobrol.

Kemudian pelaku diduga membujuk korban disertai dengan meraba raba alat kelamin korban lalu melakukan hal yang tabu (oral seks),” jelas Kasubag Humas Polres AKP Mangatas Tambunan, Kamis (19/10/2017).
Setelah kejadian tersebut korban kembali ke rumahnya. Saat itulah korban mengaku merasa sakit di bagian alat kelaminnya. Korban lalu menceritakan kejadian itu kepada keluarganya.
“Atas penyampaian korban ke pihak keluarganya sehingga pihak keluarga korban merasa keberatan dan marah kemudian mendatangi rumah paku,” sambung Mangatas.
Karena merasa terancam, pelaku kemudian masuk bersembunyi di dalam rumah dan mengunci rumahnya. Pelaku berhasil diamankan dari kepungan massa setelah anggota Babin Kamtibmas setempat, Aiptu Heri Nugroho menghubungi pihak Polres Somba Opu.
Pelaku akhirnya berhasil dievakuasi ke Mapolres Soma Opu dan selanjutnya diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gowa guna proses lebih lanjut.
Topik : ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.