Kapolres Kota Banjar, AKBP Melda Yanny Lakukan Sidak Anak Buah yang Piket

 

Wujud kesetaraan gender tercermin di Korps Bhayangkara di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Idham Azis. Jabatan Kapolres kini telah banyak diamanahkan kepada perwira perempuan. Salah satunya AKBP Melda Yanny.

Srikandi ini resmi menjabat sebagai Kapolres Kota Banjar, Jawa Barat sejak 2020 lalu. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, AKBP Melda kerap membagikan beberapa kegiatannya.

Belum lama ini, ia mengunggah potret saat dirinya melakukan sidak kepada anak buahnya sedang piket. Berikut ulasannya:

Lakukan Sidak Anak Buah yang Piket
AKBP Melda merupakan perwira wanita pertama yang memimpin Polres Kota Banjar sepanjang sejarah. Dalam unggahannya di Instagram, ia kerap membagikan berbagai kegiatannya.

Baca Juga
1 of 27

Salah satunya ketika ia melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel Polres Banjar yang sedang melaksanakan piket di Markas Komando (Mako).
Dalam potretnya, Melda juga membagikan momen saat ia melakukan pengecekan senjata api yang digunakan oleh para anggota. Momen itu diketahui diambil pada Senin (19/4) dini hari.

“Cek kesiapsiagaan personel Polres Banjar yang sedang melaksanakan piket,” tulisnya dalam keterangan foto.

Mengecek Makanan Anggota
Tak hanya itu, Melda juga nampak mengecek ketersediaan makanan anggotanya mengingat momen tersebut diambil menjelang waktu sahur.

Mengecek Catatan
Di foto terakhir, Melda nampak mengecek buku catatan bersama dengan para anggotanya. Buku catatan tersebut merekam jejak tamu yang keluar masuk dari Markas Komand Polres Banjar Kota.

Komandan AKBP Melda Yanny merupakan seorang polisi lulusan Secaba tahun 1995. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya mengikuti program D3 taruni PTIK thun 1996 selama 3 tahun dan lulus 1999.

Ia pernah ditugaskan sebagai dosen madya PTIK selama 3 tahun. Ia kemudian juga pernah bekerja di bagian SDM Mabes Polri. Lalu ia pindah ke Kepulauan Riau dan sempat menduduki berbagai macam jabatan seperti Kasatlantas, Kapolsek Tanjung Pinang Timur, Kabirops Narkoba bahkan lama di kesatuan reserse penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (Red)

Comments
Loading...